ITN Malang dan Keuskupan Malang Resmikan Kerja Sama Pemanfaatan Kapel Santo Thomas Aquinas
Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) kembali mempertegas jati dirinya sebagai “Kampus Nasionalis” melalui langkah nyata dalam pembinaan kerohanian. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pemanfaatan Kapel Santo Thomas Aquinas sebagai sarana pastoral Keuskupan Malang. Penandatanganan kerja sama dilakukan di Ruang Rapat Rektorat Kampus 1 ITN Malang, Kamis (15/01/2026).
Admin LPKU21 January 2026
Momen bersejarah ini dihadiri oleh Dra. Herawati Ekorini, M.A, mewakili Ketua Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional (P2PUTN), Ir. Kartiko Ardi Widodo, MT., dan Mgr. Prof. Dr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm. selaku Uskup Keuskupan Malang. Turut hadir menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., bersama Pastor Kepala Paroki Santo Albertus de Trapani, RD. Hubertus Tangguh Ardi Wardana.
Wujud Nyata Kampus Nasionalis
Pada momen tersebut dilakukan juga penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari Panitia Pembangunan Kapel Santo Thomas Aquinas kepada P2PUTN yang diterima oleh Dra. Herawati Ekorini, M.A. Dengan penuh haru Herawati mengenang perjalanan panjang pembangunan tempat ibadah di Kampus 2 ITN Malang.
“Pagi hari ini saya sangat terharu dan bangga. Mengingat 8,5 tahun lalu kita meletakkan batu pertama (pembangunan kapel) di Kampus 2. Sebagai kampus nasionalis P2PUTN berkomitmen mendirikan lima tempat ibadah. Puji Tuhan, saat ini sudah berdiri mushola, kapel, dan pura,” ungkapnya.
Ia berharap keberadaan tempat ibadah khususnya kapel tidak hanya menjadi simbol fisik, tetapi menjadi sarana pembentukan karakter dan iman bagi mahasiswa maupun masyarakat sekitar.